Pada kesempatan ini penulis akan menulis tentang software manajement project perusahaan manufacturing berbasis web.

Kebutuhan software manajemen project di Indonesia

Di era teknologi yang semakin maju ini, informasi sekecil apapun sangatlah penting, di perusahaan besar atau kecil membutuhkan informasi yang sangat cepat dan akurat.

Dalam mengelola project, biasanya perusahaan memanfaatkan software untuk membantu dalam pengelolaan informasi, baik itu informasi Planing, Schedulling dan Actualing. Diperusahaan Manufacturing khususnya di Indonesia, rata-rata saat ini untuk software penanganan project menggunakan software dari Microsoft, yaitu Microsoft Project.

Schedulling menggunakan Microsoft Project

Schedulling menggunakan Microsoft Project

Microsoft project sudah sangat familiar dikalangan orang-orang yang menangani suatu project di perusahaan – perusahaan di Indonesia, khususnya perusahaan manufacturing.

Menurut pengalaman penulis untuk penggunaan Microsoft project memang sudah cukup membantu, tetapi untuk mengelola data project khususnya diperusahaan manufacturing dibutuhkan integrasi software yang menghubungkan antar bagian di dalam perusahaan. Sehingga apabila software sudah terintegrasi ke seluruh kalangan di perusahaan, informasi dapat diterima oleh seluruh karyawan yang memerlukan informasi tersebut dengan cepat dan akurat.

Software manajemen project MMS

Software manajemen project perusahaan manufacturing yang dikembangkan oleh Sumartech ini dinamakan dengan aplikasi Manufacturing Manajement System (MMS), Software manajemen project perusahaan manufacturing dibuat untuk menjawab kebutuhan software manajemen project oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia yang bergerak dibidang manufacturing.

Software manajemen project perusahaan manufacturing (MMS) ini dibuat menggunakan bahasa pemograman PHP dan database menggunakan Mysql, sehingga aplikasi MMS ini selain dapat dibuka di komputer desktop, laptop juga dapat dibuka pada smartphone yang menggunakan operating sistem seperti windows mobile, android, Ios dan lainnya, syaratnya operating sistem tersebut mendukung web browser seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox.

Daftar module yang ada pada aplikasi MMS :

  1. System Administration
  2. Resource Center
  3. Project Planning
  4. Project Actualing
  5. Helpdesk
  6. Issue Management
  7. Document Management
  8. Project Risk Analisys
  9. Project Cost Control
  10. Customer Portal

System Administration

Module ini berfungsi untuk setting general parameter aplikasi seperti daftar user, user level, alert setting, menu setting dan general setting parameter lainnya.

Resource Center

Sama seperti namanya, module ini berfungsi untuk mengatur resource yang dimiliki oleh perusahaan. Pada module ini memiliki beberapa menu antara lain :

  • Resource list : untuk menambah dan mengurangi resource
  • Resource Planner : untuk mengatur jadwal resource
  • Resource monitor : monitoring penggunaan resource
  • Resource manager : untuk mengatur ON / OFF suatu resource

Project Planning

Project planning berfungsi untuk membuat perencanaan berhubungan dengan project yang akan ditangani oleh perusahaan. output dari project planning ini adalah jadwal kerja resource, schedule besar dan schedule detail project. Module project planning ini memiliki beberapa menu antara lain :

  • Project planning : untuk membuat master plan dan detail plan project
  • Project Schedulling : setelah project planning dibuat selanjutnya adalah membuat jadwal pekerjaan

Project Actualing

Project actualing berfungsi sebagai pencatatan aktual resource. setiap proses yang masuk pada resource akan dicatat waktu start dan finishnya. output dari module project actualing ini adalah laporan actualing project, laporan penggunaan resource. Module project actualing memiliki beberapa menu antara lain :

  • Actualing Internal : pencatatan aktual proses menggunakan resource internal
  • Actualing External : pencatatan aktual proses subcont

Helpdesk

Module helpdesk berfungsi untuk technical support, menggunakan module helpdesk ini seluruh karyawan dapat melaporkan kerusakan peralatan perusahaan kepada bagian teknik.

Issue Management

Module ini untuk mengatur issue yang berhubungan dengan project, sehingga issue apapun yang sehubungan dengan project selalu update dan dapat dibaca oleh seluruh yang berkepentingan.

Document Management

Module ini mirip dengan module issue management bedanya untuk module ini adalah khusus untuk menyebarkan informasi melalui dokumen.

Project Risk Analisys

Module ini secara otomatis berfungsi menyampaikan project yang akan delay, sehingga PIC project dapat mengambil tindakan yang cepat dan tepat sebelum terlambat.

Project Cost Control

Module Project Cost Control berfungsi untuk monitoring budget dari project, sehingga antara budget dan aktul biaya dapat dikendalikan dengan baik.

Customer Portal

Module ini berfungsi untuk :

  • Survey kepuasan pelanggan
  • Customer dapat melihat progress project secara online melalui aplikasi

Software manajemen project perusahaan manufacturingt (MMS) yang dikembangkan oleh Sumartech ini sudah digunakan oleh beberapa perusahaan manufacturing di indonesia.

Apabila Software manajemen project perusahaan manufacturing ini cocok untuk perusahaan anda, segera hubungi Sumartech.com